Setiap negara berhak memilih dan menentukan atas cakupan perpajakannya, tetapi apapun pilihannya tidak boleh mengakibatkan timbulnya pajak berganda (double taxation). Pajak berganda dapat timbul apabila penghasilan (objek pajak) yang diterima oleh subjek pajak yang sama dikenai pajak 2 (dua) kali. Bila pengenaan pajak berganda ini tidak segera diatasi, maka hal ini dapat menimbulkan distorsi dalam perkembangan tansaksi internasional.


Tax treaty adalah perjanjian perpajakan antara dua negara yang dibuat dalam rangka meminimalisir pajak berganda dan berbagai usaha penghindaran pajak. Perjanjian ini digunakan oleh penduduk dua negara untuk menentukan aspek perpajakan yang timbul dari suatu transaksi di antara mereka. 

 

Transfer pricing merupakan isu klasik di bidang perpajakan, khususnya menyangkut transaksi internasional yang dilakukan oleh korporasi multinasional. Dari sisi pemerintahan, transfer pricing diyakini mengakibatkan berkurang atau hilangnya potensi penerimaan pajak suatu negara karena perusahaan multinasional cenderung menggeser kewajiban perpajakannya dari negara-negara yang memiliki tarif pajak yang tinggi (high tax countries) ke negara-negara yang menerapkan tarif pajak rendah (low tax countries). Di pihak lain dari sisi bisnis, perusahaan cenderung berupaya meminimalkan biaya-biaya (cost efficiency) termasuk di dalamnya minimalisasi pembayaran pajak perusahaan (corporate income tax).

 

Pelatihan ini bertujuan agar peserta dapat memahami bagaimana transaksi yang menimbulkan ketidakwajaran, serta memahami bagaimana tax treaty  dan kasus transfer princing.

 

Materi Pelatihan:

1.    Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda (P3B)
2.    Bentuk Usaha Tetap (BUT)
3.    Jenis Penghasilan dari luar negeri dan aspek perpajakannya
4.    Perlakuan perpajakan atas penghasilan dari luar negeri
5.    Tax planning dalam menyikapi aturan P3B
6.    Definisi transfer pricing, hubungan istimewa dan penentuan harga transfer pricing
7.    Jenis transaksi yang menimbulkan ketidakwajaran
8.    Aspek akuntansi dan perpajakannya pada transaksi transfer pricing
9.    Tax planning dalam transaksi transfer pricing
10.    Kasus transfer pricing